Select Page

Peringati Harlah, PAC IPNU IPPNU Mojosongo Ziarah ke Makam Pendiri IPNU IPPNU

Peringati Harlah, PAC IPNU IPPNU Mojosongo Ziarah ke Makam Pendiri IPNU IPPNU

YOGYAKARTA-Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mengadakan serangkaian acara dalam memperingati hari lahirnya yang pertama.

Salah satu acaranya ziarah ke makam pendiri organisasi IPNU dan IPPNU, yakni ke makam KH. Tolhah Mansur serta istrinya Dra. Hj. Umroh Mahfudzoh Jumat 19 April 2019. Acara yang diikuti 25 orang ini diawali dengan mengunjungi makam Hj. Umroh Mahfudzoh di Dusun Tempelsari, Kecamatan Depok, Yogyakarta. “Saat ziarah, kami didampingi perwakilan PAC Depok,” kata Ketua PAC IPNU Mojosongo Rekan Arif.

Ketika ziarah, rombongan PAC IPNU IPPNU Mojosongo bertemu dengan rombongan PC IPNU IPPNU Wonogiri. Lantas disambut oleh perwakilan PAC IPNU IPPNU Depok. “Tentunya di lokasi menambah keseruan perjalan ziarah kali ini,” tutur dia.

Selepas itu, dilanjutkan silaturrahim ke Pondok Pesantren Sunni Darussalam. Pondok pesantren tersebut diasuh oleh KH. Ahmad Fattah beserta istrinya, Hj. Nisrin Ni’mah yang merupakan putri ketiga dari KH. Tolhah Mansur dan Hj. Umroh Mahfudzoh.

Dalam kesempatan itu, Hj. Nisrin Ni’mah memberikan sambutan tanpa ditemani oleh sang suami karena ada kepentingan di luar. Dalam sambutan singkatnya tersebut, dia menceritakan kisah dari Pondok Pesantren Sunni Darussalam merupakan pesantren yang didirikan atas gagasan dari KH. Tolhah Mansur. Kemudian gagasan tersebut diwujudkan oleh sang istri dikarenakan hingga di akhir hayatnya, KH. Tolhah Mansur belum sempat mendirikan pondok pesantren yang sekarang telah dihuni oleh kurang lebih 180 santri.

Hj. Nisrin Ni’mah juga menyampaikan 5 pesan mendiang sang ayah untuk seluruh pelajar Nahdlatul Ulama untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang dimilki, senantiasa menjaga tali silaturrahim, menjadi orang yang bermanfaat bagi sesamanya, senantiasa mencari ilmu dengan seimbang, serta tidak mudah berputus asa dalam berusaha. Beliau juga berpesan kepada rekan dan rekanita untuk senantiasa menggaungkan semangat 3B (Belajar, Berjuang, Bertakwa) yang menjadi trilogi IPNU dan IPPNU.

Dengan didampingi oleh perwakilan PAC Kasihan serta perwakilan PC IPNU IPPNU Bantul mengunjungi makam KH. Tolhah Mansur yang terletak di komplek pemakaman Dongkelan, kabupaten Bantul, Yogyakarta yang sebelumnya rombongan ziarah bersilaturrahim ke kediaman KH. Haidar Muhaimin di kompleks Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak.

“Dengan berkunjung ke makam (ziarah) para pendiri organisasi ini merupakan salah satu bentuk takdzim kita terhadap beliau-beliau. Selain itu, kita juga mengharap limpahan berkah dari para waliyullah tersebut. Sedangkan rekanita Yuslikha, ketua PAC IPPNU Mojosongo mengharapkan setelah kegiatan ziarah ini, rekan dan rekanita khususnya PAC IPNU IPPNU Mojosongo senatiasa mendapat keberkahan, dan menambah kecintaan kita kepada organisasi ini untuk belajar, berjuang da bertakwa,” terang Arif. (reporter: Nurma)

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *