Select Page

HARLAH FATAYAT KE-70: Fatayat NU Kabupaten Boyolali Gelar Bakti Sosial di Tengah Pandemi Covid-19

HARLAH FATAYAT KE-70: Fatayat NU Kabupaten Boyolali Gelar Bakti Sosial di Tengah Pandemi Covid-19

BOYOLALI-Pandemi Covid-19 atau wabah virus corona seperti sekarang ini benar-benar menguji kepedulian sosial. Sebab, dibutuhkan gotong royong untuk mencegah agar tidak menyebar. Hal ini dilakukan Fatayah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Boyolali.

Dalam rangka memperingati Harlah Ke-70 Fatayat NU, Fatayat NU Kabupaten Boyolali menggelar berbagai kegiatan. Lantaran menghadapi pandemi Covid-19, maka kegiatan tersebut difokuskan bakti sosial di tengah masyarakat.

“Masalah yang lebih mendesak saai ini adalah pandemi Covid-19. Yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh virus jenis baru yang belum pernah teridentifikasi pada manusia. Adapun penyeberan utama covid-19 adalah melalui kontak dengan orang yang terinfeksi saat mereka batuk atau bersin, atau melalui kontak dengan tetesan air liur atau cairan/ lendir hidung orang yang terinfeksi,” terang Ketua Fatayat NU Kabupaten Boyolali Nur Fauziyah, S.Sy, dalam rilis yang diterima redaksi Sabtu 25 April 2020.

Sesuai dengan tema yang diangkat dalam Harlah Fatayat, “Bakti untuk Negeri Merawat Bumi”, pihaknya mengajak masyarakat menjaga lingkungan dari bencana banjir, kebakaran hutan dan lain sebagainya. “Masalah yang sedang mendapat banyak sorotan adalah masalah plastik. Para ibu rumah tangga sangat sulit lepas dari masalah plastik,” katanya.

Nah, untuk menekan penyebaran virus corona, Fatayat NU selaras dengan pemerintah yang mengimbau masyarakat untuk melakukan aktivitas di rumah saja. Namun di balik kebijakan ini, mengakibatkan banyak warga negara Indonesia tidak mempunyai penghasilan. Sehingga banyak masyarakat yang kebutuhan panggannnya menipis bahkan habis sama sekali.

Maka pada ulang tahun Fatayat NU yang ke-70 tepatnya pada tanggal 24 April 2020 bersamaan dengan Darurat Covid-19 di Indonesia, melakukan kontribusi nyata dalam pencegahan covid-19. “Kami semaksimalkan mungkin turut andil dalam memerangi wabah covid-19 yang telah ditetapkan sebagai pandemi global. Dengan harapan semoga wabah covid-19 segera berakhir,” harap Nur Fauziyah.

Bakti sosial yang digelar ini yakni penyerahan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan. Kemudian pembagian sembako bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. “Kami menggelar Khataman Alquran selama pandemi di masing-masing PAC Fatayat NU Boyolali menggunakan metode online,” paparnya. (gun)

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *