Select Page

FKMNU Sukoharjo adakan LKD dan LKL di NU Center Boyolali

FKMNU Sukoharjo adakan LKD  dan LKL di NU Center Boyolali

BOYOLALI-Untuk mencetak kader-kader Nahdlatul Ulama yang berkompeten serta kritis, pengurus Pondok Pesantren Mahasiswa Darussalam Kartasura mengadakan pelatihan kader bagi mahasantrinya.

Kegiatan yang dibawahi oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Nahdlatul Ulama (FKMNU) ini dilaksanakan di kantor PCNU Kabupaten Boyolali (NU Center Boyolali) selama dua hari (Sabtu-Minggu) 10 hingga 11 November 2018. Kegiatan ini bukan kali pertama diselenggarakan di Boyolali. Kegiatan serupa pernah dilaksanakan di Kecamatan Klego ditahun 2016.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan membagi pesertanya menjadi dua kelas. Kelas pertama, yaitu Pelatihan Kader Dasar (LKD) diikuti oleh mahasantri semester satu dan tiga. Sedangkan kelas kedua, yaitu kelas Latihan Kader Lanjutan (LKL) diikuti oleh mahasantri semester lima, yang sebelumnya telah mengikuti LKD.

Pembukaan Latihan Kader yang mengangkat tema Membentuk Kader yang Proaktif dalam Berkhidmah pada Nahdlatul Ulama ini dilakukan oleh Bapak Sulhani Hermawan S. Ag., M. Ag., serta dihadiri Ketua PCNU Kabupaten Boyolali, Bapak Masruri. Kemudian dilanjutkan materi pertama yang disampaikan oleh Bapak Anas Aijudin M. Hum mengenai Islam Transformasi.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan dimana posisi para mahasantri Darussalam di Indonesia dimana kita mengetahui bahwa kita hidup diantara banyaknya organisasi yang berkembang saat ini.

Kemudian, materi mengenai sejarah Nahdlatul Ulama disampaikan oleh KH. Achmad Charir. Para peserta LKD sangat antusias memperhatikan ilmu yang disampaikan. Di samping itu, para peserta LKL pun tak kalah semangatnya untuk mendengarkan pemaparan mengenai apa itu manajemen konflik serta bagaimana cara mengatasi konflik dalam sebuah organisasi. Beberapa dari mereka melontarkan beberapa pertanyaan kepada beliau Bapak Istamar (Wakil Ketua Tanfidhiyah PCNU Boyolali), selaku pemateri.

Para peserta mengawali hari kedua dengan melaksanakan tahajud dan sholat subuh berjamaah serta dilanjutkan dengan senam pagi. Selepas senam, mereka membersihkan diri lalu sarapan bersama. Setelah itu dilanjutan pemaparan materi mengenai Nahdlatul Ulama secara struktural oleh Bapak Rofiq bagi peserta LKD, serta materi mengenai Public Relation dalam Keorganisasian bagi peserta LKL. Yang kemudian para peserta keseluruhan mendengarkan materi mengenai leadership dan keorganisasian yang disampaikan oleh Bapak KH. Jamal Yazid M. Si,.

Acara ini ditutup sekitar pukul 15.00 WIB di Aula PCNU Boyolali oleh Ustad Zaenuri selaku pimpinan Pondok Pesantren Mahasiswa Darussalam dan ditutup dengan doa oleh beliau Bapak KH. Jamal Yazid M. Si,. Setelah penutupan acara, dilanjutkan penentuan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang diikuti oleh keseluruhan peserta.

Dari acara Pelatihan Kader ini sangat penting dilakukan bagi calon-calon kader Nahdlatul Ulama. Banyak yang harus dipersiapkan, bukan hanya dari segi administrasi, namun juga dari segi kesiapan kadernya. Mulai dari memberikan sosialisasi hingga pelatihan kader semacam ini. Hal ini dilakukan demi kiprah Nahdlatul Ulama dimata bangsa bahkan dunia. (Sabila)

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *